Departemen Nutrisi Ternak dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran

1. Sejarah dan Latar Belakang

Departemen Nutrisi Ternak dan Teknologi Pakan merupakan salah satu departemen di bawah Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran (Unpad) yang berfokus pada pengembangan ilmu dan teknologi di bidang nutrisi, formulasi, dan pemanfaatan pakan untuk mendukung efisiensi produksi ternak.
Sejak berdirinya Fakultas Peternakan Unpad pada tahun 1963, bidang nutrisi telah menjadi salah satu pilar utama dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Departemen ini kemudian tumbuh dan berkembang menjadi pusat unggulan dalam pengembangan inovasi pakan berbasis sumber daya lokal, bioteknologi pakan, serta nutrisi presisi untuk berbagai jenis ternak, baik ruminansia maupun non-ruminansia.

2. Visi

Menjadi departemen unggulan di tingkat nasional dan internasional dalam bidang nutrisi ternak dan teknologi pakan yang berorientasi pada ketahanan pangan, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan hewan melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi berbasis sains dan teknologi.

3. Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang nutrisi ternak dan teknologi pakan.
  2. Melaksanakan penelitian inovatif yang berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi pakan, produktivitas ternak, dan keberlanjutan sistem peternakan.
  3. Mengembangkan teknologi formulasi pakan berbasis sumber daya lokal dan hasil samping agroindustri.
  4. Meningkatkan peran serta dalam pengabdian kepada masyarakat melalui transfer teknologi nutrisi dan manajemen pakan.
  5. Memperkuat jejaring kerja sama dengan lembaga penelitian, industri pakan, pemerintah, dan institusi pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.

4. Bidang Keahlian dan Fokus Kajian

Departemen ini memiliki keunggulan dalam berbagai bidang riset dan aplikasi nutrisi ternak, meliputi:

  • Nutrisi Ruminansia: optimasi pakan berbasis hijauan tropis, fermentasi rumen, dan efisiensi konversi nutrien.
  • Nutrisi Non-Ruminansia: formulasi pakan unggas dan babi berbasis bahan lokal serta aditif alami pengganti antibiotik.
  • Teknologi Pakan: pengolahan, pelleting, dan pengujian mutu fisik, kimia, dan biologis bahan pakan.
  • Bioteknologi Pakan: pemanfaatan enzim, probiotik, dan mikroba dalam peningkatan nilai nutrisi bahan pakan.
  • Peternakan Presisi: penerapan sensor, otomasi, dan sistem digital dalam pemantauan konsumsi dan efisiensi nutrisi ternak.
  • Sustainability & Circular Feed Economy: pemanfaatan hasil samping industri pertanian dan perikanan sebagai bahan pakan berkelanjutan.